MarkPlus Insight   About MarkPlus Insight Service Offering MarkPlus Insight Join MarkPlus Insight  
Southeast Asian-based leading research service provider
   

 

MarkPlus Insight in the Media
   
Contact Us
 
 
 
 
 

9 TEMA CONVERSATION
Dimana Brand Anda?

By: Hasanuddin
Chief Operation Officer MarkPlus Insight

Marketeers July
Marketeers, July 2009

The 9 Block Conversation Planner

Budaya “NGRUMPI ” barangkali merupakan budaya yang sudah mengakar di Indonesia. Bila ditelusuri lebih jauh, di Jawa ada peribahasa “mangan ora mangan seng penting ngumpul” yang artinya makan tidak makan yang penting berkumpul. Di Surabaya dan sekitarnya ada budaya “cangkru’an” dimana masyarakat Surabaya dan sekitarnya sering kali melewatkan malam dengan ketemu dan ngobrol sambil nyruput kopi di warung kopi sampai malam.

Lalu apa saja yang mereka perbincangkan ketika mereka berkumpul? Itulah yang perlu kita ketahui bersama. Berdasarkan buku Beyond Buzz: The Next Generation of Word-of-Mouth Marketing, ada 9 tema/topik conversation yang biasa diperbincangkan orang. MarkPlus Insight mencoba mengukur kesembilan tema tersebut melalui sebuah survei kecil ke 150 anggota MarkPlus Club yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Medan.

Hasilnya ternyata sungguh menarik, tiga tema/topik besar yang paling banyak diperbincangkan adalah Avalanche about to roll, Seasonal/event related, dan Contrarian/ conterintuitive.

Gambar 1.
9 Tema Conversation (%)
9 Tema Conversation (%)

Hasil ini bisa diinterpretasikan bahwa perbincangan tentang trend-trend tertentu adalah topik yang paling sering diperbincangkan. Tidak mengherankan apabila perbincangan tentang siapa yang akan memenangkan pilpres 2009 kemarin menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan orang akhir-akhir ini. Kemudian yang kedua adalah terkait dengan perbincangan tentang eventevent tertentu misalkan event pertandingan MU vs Indonesia All Star banyak juga diperbincangkan orang. Dan ketiga adalah tentang perdebatan terhadap sesuatu yang sudah mapan.

Temuan lain ternyata secara rata-rata mereka memperbincangkan 4-5 topik conversation.

Dari studi ini MarkPlus Insight juga mengukur kategori produk apa saja yang paling banyak diperbincangkan. Hasil lima besarnya adalah secara berturut-turut adalah produk-produk otomotif, teknologi informasi, elektronik, handphone, dan properti. Temuan ini menunjukkan bahwa produk yang high involvement memiliki peluang lebih besar di banding produk low involvement untuk diperbincangkan konsumen.

Gambar 2.
5 Kategori Produk yang Paling Sering Diperbincangkan (%)

Bagi pemasar tentu fenomena ini perlu ditangkap sebagai peluang bagaimana brand kita juga bisa masuk sebagai salah satu bahan perbincangan mereka. Lalu brand-brand apa saja yang paling sering diperbincangkan, temuan survei ini menunjukkan hasil yang konsisten dengan temuan di atas, ternyata brandbrand yang paling banyak di perbincangkan adalah brand-brand yang termasuk di kategori produk diatas. Lima brand tersebut berturut-turut adalah Blackberry, Nokia, Toyota, Honda, dan Acer.

Gambar 3.
5 Brand yang Paling Sering Diperbincangkan (%)

Ketika mereka ditanya apakah pernah merekomendasikan brand tertentu kepada orang lain? 73,9 % menyatakan pernah, sementara sisanya belum pernah merekomendasikan brand tertentu ke orang lain. Dari 73,9 % yang pernah merekomendasikan tersebut ada lima brand yang paling sering direkomendasikan yaitu Toyota, Blackberry, Nokia, Honda, dan Hewlet-Packard (HP)

Gambar 4.
5 Brand yang Paling Sering Direkomendasikan (%)

Kesimpulan yang bisa ambil dari studi ini adalah bahwa agar brand anda menjadi lebih sering direkomendasikan oleh konsumen anda berarti brand harus juga sering diperbincangkan oleh konsumen Anda.

 

 Up